• Home »
  • Blog »
  • Asiknya Berwisata Sekaligus Belajar di Watu Lumbung Jogja

Asiknya Berwisata Sekaligus Belajar di Watu Lumbung Jogja

Belajar Literasi di Bukit yang Indah

Destinasi wisata yang asik tidak melulu untuk bersenang-senang ataumendapat foto apik supaya bisa diupload di sosial media saja. Paket wisata Jogja yang menawarkan wisata sambil belajar pun bisa menjadi alternatif. Misalnya saja ketika Anda berkunjung ke Watu Lumbung yang ada di Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta. Selain melihat pemandangan indah dari atas bukit, Anda juga bisa melakukan berbagai macam kegiatan bermanfaat.

Belajar Literasi di Bukit yang Indah

Mungkin tujuan Anda ke Jogja adalah untuk menikmati indahnya Pantai Parangtritis, tapi coba Anda berjalan 4 km ke Jl. Panglima Sudirman. Anda akan menemukan bukit yang menghadap secara langsung ke pantai, sehingga menampilkan pemandangan yang luar biasa menakjubkan. Pemandangan ke pantai tentu sangat kontras dengan keadaan sekitar yang dipenuhi tumbuhan hijau segar, tapi inilah uniknya berada di Watu Lumbung.

Namun, yang lebih unik lagi adalah bangunan di Watu Lumbung yang terbuat dari kayu maupun bambu, dengan pepohonan sekitar yang menjulang tinggi difungsikan sebagai penyangga. Hal ini tentu membuat suasana di sekitar jadi tetap terasa alami dan menyatu dengan alam. Apalagi ketika Anda bersedia menyumbang paling tidak 3 buah buku, maka menu makan gratis akan menyambut Anda.Cara untuk makan gratis ini dimaksudkan supaya perpustakaan kecil di Watu Lumbung segera teralisasi dengan baik.

Anda bahkan bisa melakukan resensi buku setelah membacanya. Bagi yang suka membaca puisi pun silahkan tampil di sini. Hal tersebut pastinya semakin menghidupkan suasana edukasi di Watu Lumbung, sekalian belajar literasi meskipun sedang berwisata.Apabila Anda masih betah berada di Watu Lumbung sampai sore, coba pergi ke gardu pandang yang disediakan di sana. Maka suasana romantis dan melankolis berkat tenggelamnya matahari akan menjadi hadiah bagi pengunjung tempat wisata keren ini.

Ketika hari sudah mulai gelap dan perut mulai lapar, tinggal pergi ke beberapa tempat makan yang ada di sana, seperti Kedai Susu, Alas Kuliner, Kedai Wedangan serta Lembayung. Tentu menu makannya pun tradisional, disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat sana. Anda akan lebih merakyat dan berbaur dengan banyak orang di tempat ini. Muda, tua, kaya, miskin, semua sama menjadi satu untuk menikmati suasana nyaman dan kekeluargaan di Watu Lumbung.