• Home »
  • Blog »
  • Mempelajari Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Sambil Berwisata di Candi Arjuna Dieng

Mempelajari Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Sambil Berwisata di Candi Arjuna Dieng

Candi Arjuna Dieng

Candi Arjuna terletak pada ketinggian 2093 meter diatas permukaan laut (mdpl), Candi Arjuna memiliki keindahan pesona dataran tinggi Dieng dengan mahakarya agung peninggalan peradaban Kerajaan Mataram Kuno. Di Candi Arjuna Anda dapat melihat deretan lekuk perbukitan yang menawan serta hamparan kabut khas dataran tinggi.

Berdasarkan catatan sejarah, Kompleks Candi Arjuna merupakan candi tertua di tanah Jawa. Diperkirakan kompleks candi ini dibangun pada awal abad ke-9 Masehi.Di Kompleks Candi Arjuna — yang masuk sebagai itinerary dalam paket wisata Jogja Dieng — ini terdapat lima bangunan candi yang berjajar lurus dari sisi utara ke selatan. Deretan candi-candi tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Rata-rata ketinggian candi yang ada di kompleks Candi Arjuna ini hanya setinggi empat hingga lima meter saja. Di sekeliling candi terdapat jalur bebatuan kerikil yang difungsikan sebagai jalur bagi umat Hindu yang sedang bersembahyang untuk berkeliling mengitari candi.

Menilik dari simbol kepercayaannya, Kompleks Candi Arjuna merupakan sebuah candi yang difungsikan sebagai tempat pemujaan bagi Dewa Syiwa, dewa teragung dalam kepercayaan umat Hindu yang terkenal dengan Trimurti (Syiwa, Wisnu, Brahma). Hal tersebut dapat dibuktikan dari relief ketiga Dewa Trimurti yang terpahat di dinding Candi Srikandi yang letaknya berada persis di sebelah utara Candi Arjuna.

Candi Arjuna berada di dekat garis perbatasan wilayah Kabupaten Banjarnegara dengan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Plang penujuk jalan menuju Kompleks Candi Arjuna pun banyak terlihat di setiap sisi jalan di kawasan dataran tinggi Dieng untuk memandu para wisatawan yang hendak berkunjung ke kompleks candi peninggalan era Dinasti Sanjaya ini. Kompleks Candi Arjuna terdiri dari lima bangunan candi. Kelima candi tersebut antara lain adalah Candi Arjuna sendiri sebagai candi utama, Candi Semar yang letaknya berhadapan langsung dengan candi utama. Kemudian berjajar berurutan hingga ke utara terdapat Candi Srikandi, Candi Sembadra, dan Candi Puntadewa. Selain kelompok Arjuna, ada dua kelompok candi lagi dan satu kompleks yang memiliki benang merah berupa candi bernama tokoh pewayangan dalam kisah Mahabarata ini. Kelompok candi yang kedua adalah kelompok Gatutakaca yang terdiri dari lima candi, antara lain Candi Gatutkaca, Candi Setyaki, Candi Nakula dan Sadewa, serta Candi Gareng dan Petruk. Akan tetapi kelompok candi ini sekarang hanya menyisakan Candi Gatutakaca saja yang berdiri tak jauh dari kompleks Candi Arjuna.

Anda dapat menikmati dinginnya udara pegunungan dan hamparan bukit hijau ketika Anda mengunjungi Candi Arjuna. Selain itu Anda juga dapat mempelajari kisah peradaban Kerajaan Mataram Kuno sebagai cikal bakal kerajaan -kerajaan agung di tanah Jawa lewat kompleks candi-candi yang ada disini. Di Candi Arjuna ini juga sering ada perayaan festival budaya setiap tahunnya namanya Dieng Culture Festival dengan ritual memotong rambut anak berambut gimbal di candi utama sebagai puncak perayaan festivalnya.

Rute termudah dan terdekat untuk mencapai Candi Arjuna Dieng adalah dari Kabupaten Wonosobo. Jika kamu naik kendaraan umum, pastikan sampai di Terminal Mendolo Wonosobo sebelum pukul 16.00 WIB supaya tidak kesulitan mendapatkan bus menuju Dieng. Perjalanan dari Wonosobo hingga Dieng memakan waktu sekitar 1 jam. Agar Anda puas menikmati keindahan Candi Arjuna, lebih baik Anda menggunakan kendaraan pribadi.